Esai 4
sending 01 ya!kau malah membuat jalan sendirijalan yang terjal kini kau siram dengan air matakatamu, biar licin sekaliandan sewaktu-waktu, bantahmu, kau bisa terpeleset dan mati sending 02 sambil menghimpit luka kau berlari mengejar sekumpulan lalatkemudian kau berenang di tengah lautan bersama merekayang mengaku samuderapadahal lukamu semakin membisu seru sending 03 lantas, kepada siapa rumi berpusing-pusing […]
