Nama “Simpul” dipilih sebagai simbol titik temu. Sebagaimana simpul yang mengikat berbagai helai menjadi satu kesatuan yang kuat, Simpul Teater Demak Raya diharapkan menjadi ruang yang mempertemukan berbagai kelompok, generasi, dan disiplin seni dalam semangat kolaborasi dan gotong royong.
Ketika dunia memilih memalingkan wajah dari Sriwulan, Bedono, dan Timbulsloko—di sanalah Eyang Semar turun dari kelirnya. Ia datang bukan dengan kesaktian, melainkan dengan tubuh renta dan sukma yang...
Tentang Teater Simpul
Simpul Teater Demak Raya merupakan embrio komunitas seni pertunjukan yang lahir dari semangat kebersamaan para pegiat teater di Kabupaten Demak. Kehadirannya berangkat dari kesadaran bahwa teater bukan sekadar media hiburan, melainkan ruang perjumpaan, ruang belajar, dan ruang dialog untuk membaca serta merespons berbagai persoalan sosial, budaya, dan lingkungan yang hidup di tengah masyarakat.