Dokumenteks

Dokumenteks, Puisi

Puisi 1

sending 01 ya!kau malah membuat jalan sendirijalan yang terjal kini kau siram dengan air matakatamu, biar licin sekaliandan sewaktu-waktu, bantahmu, kau bisa terpeleset dan mati sending 02 sambil menghimpit luka kau berlari mengejar sekumpulan lalatkemudian kau berenang di tengah lautan bersama merekayang mengaku samuderapadahal lukamu semakin membisu seru sending 03 lantas, kepada siapa rumi berpusing-pusing […]

Dokumenteks, Naskah

Naskah Monolog Ya, Rob

PANGGUNG DIBUKA DENGAN SUASANA TEMARAM. TERDENGAR TEMBANG JAWA YANG SAMAR DAN SYAHDU. SEMAR, SEORANG TUA DITEMANI LAMPU TEPLOK, MENYIBAK AIR ROB. IA NAIK SAMPAN BERBAHAN SIGARAN TONG BEKAS. BERCERITA TENTANG TANAHNYA DI MASA LAMPAU. ADEGAN 1: BUDAYA TENGGELAM Hampir setiap hari aku berada di sini. (TOLAH-TOLEH). Ya, sendiri. Bukan hanya kesepian yang membuatku sedih. Melainkan […]

Dokumenteks, Puisi

ANTOLOGI PUISI GENGGAM

sending 01 ya!kau malah membuat jalan sendirijalan yang terjal kini kau siram dengan air matakatamu, biar licin sekaliandan sewaktu-waktu, bantahmu, kau bisa terpeleset dan mati sending 02 sambil menghimpit luka kau berlari mengejar sekumpulan lalatkemudian kau berenang di tengah lautan bersama merekayang mengaku samuderapadahal lukamu semakin membisu seru sending 03 lantas, kepada siapa rumi berpusing-pusing […]

Scroll to Top